All posts filed under: Artikel

Siwak dan penaklukan mesir 

Diantara oleh-oleh dari jama`ah Haji yang bisa dibilan agak mubadzir, karena jarangnya digunakan adalah SIWAK,  meski  sejatinya siwakan adalah salah satu dari sunnah Nabi, dan meninggalkan sunnah Nabi akan menyebabkan lambatnya sebuah pertolongan dari Allah SWT. sebagaimana yang pernah dialami oleh para Sahabat saat pasukannya dianggap sangat lambat tatkala ingin menaklukkan kota Mesir.Maka para tokoh Sahabat bermusyawarah untuk mencari penyebab dari lambannya proses penaklukkan Mesir, yang akhirnya diperoleh jawaban, bahwa penyebab utamanya adalah kurangnya ikatan mereka dengan Allah dan kurang memperhatikan kesunnatan SIWAK. Mereka meyakini, hal inilah yang menjadi lambannya proses penaklukan Mesir.Maka Sang Panglima mengintruksikan agar segenap prajurit untuk lebih memperhatikan sunnat siwak, kebetulan di Mesir banyak pohon Siwak ( kayu Arok ). Mereka segera mengsambilnya lalu digunakan untuk siwakan. Saat mata-mata musuh mengetahui apa yang dilakukan oleh para Sahabat, yaitu kapan saja dan dimana saja siwakan, para mata-mata musuh tersebut merasa ketakutan yang luar biasa lalu mengabarkan kepada teman-temannya seraya berkata, “ Para pasukan Islam saat ini benar-benar telah murka kepada kalian, mereka mulai membersihkan giginya untuk menyantap kalian.” Tidak mungkin para Sahabat …

Bagaimana jika anak melakukan kesalahan ? 

REWARDS AND DEVELOPMENT  Seharian belajar ttg balance scorecard for family berikut key performance indicators nya ..  Rekomendasi akhir adalah rewards and development.. Baru nyadar pas udah pulang sampai rumah .. Kenapa bukan rewards and punishment ?  Karena memang BSC dan KPI ini salah satu tools yang bisa digunakan oleh orang tua dlm proses pendampingan pendidikan putra putrinya .. Bukan tools penilaian anak … Apalagi galau membandingkan antar anak ..  If You can’t measure it , you can’t menage it  If you can’t measure it, you can’t improve it ..  Happy sharing learning networking  Komunitas KERETA  *BCC = balance score cards  *KPI = key performance indicators  * Lalu bagaimana jika anak melakukan kesalahan ? Bgmn punishmennya ?  Kami memulai dg visi misi keluarga dan core values keluarga . Nilai nilai utama apa yg kita jadikan patokan dlm pendidikan anak anak . Ini dirancang, dibangun , ditemukan dan ditumbuhkan di seluruh amggota keluarga .  Selanjutnya ada program keluarga yg mengacu hal tsb . Hal ini meminimalkan kesalahan anggota keluarga . Hal ini memgikat semua : ayah ibu …

Family project keluarga nabi ibrahim 

Proyek Membangun Ka’bahFAMILY PROJECT KELUARGA NABI IBRAHIM Satu hal yang menarik untuk kita kaji dari Nabi Ibrahim adalah tentang keluarganya. Rangkaian ibadah haji, tidak bisa dipisahkan dari peran sang istri (ibunda Hajar) dan putranya (Nabi Ismail). Perintah penyembelihan hewan Qurban, ada peran putranya (Nabi Ismail) dengan dialog sangat inspiratif yang diabadikan dalam Al Quran.  Bagaimana dengan kisah pembangunan Ka’bah yang menjadi kiblat umat Islam sampai akhir zaman?. Kalau kita lihat dari sisi keluarga, saya lebih suka menyebutnya sebagai Family Project. …. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i`tikaaf, yang ruku` dan yang sujud”.(Al Baqarah : 125) Bayangan saya, proyek itu dikerjakan kompak sekeluarga sebagai satu tim. Bapak (Nabi Ibrahin), anak (Nabi Ismail) dan tentu saja dengan support ibunda Hajar.  Proyek kebaikan, berbasis keluarga menjadi sangat penting saat ini. Sekali kayuh, dua tiga pulau terlampaui. Dapat amal sholihnya, bisa mendekatkan sekaligus mengompakkan seluruh anggota keluarga, dan tentu saja, ini menjadi bagian dari pendidikan anak anak kita.  Pelajaran lainnya, meskipun usia masih belum dewasa, Nabi Ismail sudah dilibatkan …

Mencatat sejarah syaihah hj Rangkayo Rahmah muslimah Indonesia yang mendunia 

Syaikhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyyah (1900-1969) adalah salah satu pahlawan wanita milik bangsa Indonesia, yang dengan hijab syar’i-nya tak membatasi segala aktifitas dan semangat perjuangannya. Rahmah, begitu ia biasa dipanggil, adalah seorang guru, pejuang pendidikan, pendiri sekolah Islam wanita pertama di Indonesia, aktifis kemanusiaan, anggota parlemen wanita RI, dan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia. Ketika Rahmah bersekolah, dengan bercampurnya murid laki-laki dan perempuan dalam kelas yang sama, menjadikan perempuan tidak bebas dalam mengutarakan pendapat dan menggunakan haknya dalam belajar. Ia mengamati banyak masalah perempuan terutama dalam perspektif fiqih tidak dijelaskan secara rinci oleh guru yang notabene laki-laki, sementara murid perempuan enggan bertanya. Kemudian Rahmah mempelajari fiqih lebih dalam kepada Abdul Karim Amrullah di Surau Jembatan Besi, dan tercatat sebagai murid-perempuan pertama yang ikut belajar fiqih, sebagaimana dicatat oleh Hamka. Setelah itu, Rahmah mendirikan Madrasah Diniyah Lil Banaat (Perguruan Diniyah Putri) di Padang Panjang sebagai sekolah agama Islam khusus wanita pertama di Indonesia. Ia menginginkan agar perempuan memperoleh pendidikan yang sesuai dengan fitrah mereka dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Tekadnya, “Kalau saya tidak mulai dari …

DR. ADIAN HUSAINI MENGGUGAT SEKOLAHISME

Pakar pemikiran Islam, Dr Adian Husaini, menyatakan umat Islam dan masyarakat pada umumnya tidak boleh terjebak konsep “sekolahisme”. Dari sejak zaman Rasulullah, umat Islam tidak mengenal sekolah, justru yang diwajibkan dan dibebankan kepada setiap individu umat Islam adalah menuntut ilmu. “Kita umat Islam tidak boleh memandang sempit pendidikan. Apalagi melihat sekolah itu harus formal seperti sekarang. Itu keliru. Kejayaan umat pada peradaban Islam pertama yang dipimpin Muhammad saw itu tidak memandang orang harus masuk sekolah mana, jurusan apa dan tidak menekankan aspek materi dalam memilih pendidikan,” kata Dr. Adian dalam acara Kajian Umum dan Silaturahmi Ma‘ had ‘Aly Imam Al-Ghazaly dan Pesantren Tahfizhul Qur’an Cahaya Nusantara, Jetak, Wonorejo, Gondangrejo, Kab. Karanganyar, (3/9). Dr. Adian menekankan bahwa hakikat pendidikan adalah melahirkan generasi yang luar biasa. Generasi yang belajar dengan ikhlas mengharap ridha Allah. “Rasulullah adalah suri teladan saat membangun sistem pendidikan untuk umat yang hebat dalam fisik dan ilmu. Arahan pertama Rasulullah adalah tanamkan nilai adab dan ilmu pada anak, tanamkan akhlak pada anak. Misalnya didikan Rasulullah kepada para sahabat. Beliau langsung mendidik mereka di lapangan …

Pra workshop KERETA batch 2

Pra workshop desain pendidikan keluarga SLN batch 2  Bab 1  Mengapa ayah dan bunda merasa perlu untuk mengikuti workshop ini ? Bagaimana jika hadir sendirian ?  Ririn : (ririn) seminar dan talkshow kita hanya mendengarkan materi teori, tapi talkshow suasananya mungkin lebih santai. Kalo workshop ga hanya teori tapi langsung praktek Rizka Alasan sy mengikuti workshop ini adalah 1. menyempurnakan konsep pendidikan anak melalui bimbingan dari para praktisi yg terlebih dahulu telah memiliki konsep pendidikan dan telah mempraktekannya. 2. Mendapat wawasan tambahan akan framework pendidikan anak. Workshop berbeda karena peserta terlibat aktif dan melakulan praktek langsung. Sehingga harapannya, ilmu yg didapat lebih terinternalisasi. Ririn : Oia alasan ingin ikut workshop… Kita yang menjadi orang tua di masa ini rata sudah punya konsep ingin mendidik anak seperti apa, ingin membentuk iklim seperti apa di dalam keluarga. tapi sering terputus hanya pada konsep, bingung bagaimana penjabarannya dalam aplikasi pendidikan anak sebenarnya, meraba2 yang akhirnya kadang melenceng dr konsep awal, dengan mengikuti workshop ini harapannya kelak mampu menjabarkan konsep yg ada di kepala menjadi sebuah run down yang jelas …

Inspirasi dari Keluarga Dr Hari dan Dr Sarmini Lc 

*Menggali Inspirasi dari Keluarga Dr.Hari dan Dr.Sarmini* _oleh : Robiah Al Adawiyah_ Salah satu kebahagiaan dan keberuntungan bagi saya saat bisa bertemu apalagi dikunjungi oleh para alim,ulama,ustadz, dan sahabat sahabat yang menginspirasi. Salah satunya maghrib kemaren. Setelah lama penasaran dengan sosok Dr.Sarmini,kemarin Allah takdirkan bisa bertemu.Beberapa kali suami beliau (Dr.Hari) mengunjungi rumah kami,namun beliau tdk serta. Adalah pasangan Dr. Hari dan Dr.Sarmini keduanya sahabat suami saya saat kuliah di Sudan. Mereka berdua meraih doktor di negri tersebut,menikah dan melahirkan 3 anak perempuan mereka di negri itu pula,dan setelah pulang di Indonesia dikaruniakan lagi seorang putra Menarik,karena Dr. Sarmini mampu mendidik anak-anaknya mampu membaca Al Qur’an lancar sebelum usia 5 th (PP Salimah pernah menerbitkan bukunya) Dr.Sarmini pun memiliki rumah Qur’an pula. Kunjungan keluarga ‘Qur’ani’ ini kemarin sore membuat saya malu,namun berlanjut optimis. Kekaguman pertama saya dan anak-anak dimulai saat mereka sekeluarga brkomunikasi antar mereka dengan bahasa Arab.Bahkan Abdullah (2,5th) lancar bercakap dengan umminya dg bahasa Qur’an itu. Selepas sholat maghrib,mulailah ‘wawancara’ saya.Disela sela obrolan dg suami saya dan Dr.Hari,saya memilih mewawancarai beliau. saya : “Bahasa …