Ceritakan kepadaku
Ceritakan kepadaku
Ceritakan padaku
Wahai pasir, gunung batu, negeri tandus
Kau sudah di sana ribuan tahun
Dalam sebuah wilayah yang disebut Makkah dan Madinah
Ceritakan padaku
Siapa saja yang telah melewatimu seribu lima ratusan tahun yang lalu?
Aku hanya diceritakan guru-guruku, orang tuaku, para da’i tentang manusia agung yang pernah melewatimu
Muhammad Rasulullah
Seorang manusia yang tidak satupun mencela akhlaknya
Yang datang untuk memperbaiki akhlak manusia
Untuk menjadi rahmat seluruh alam
Yang musuhnya tidak menyukai apa yang diajarkan
Namun masih mencintai keagungan akhlaknya
Ceritakan padaku Wahai pasir
Bagaimana rupanya beliau
Apakah wajahnya teduh? Apakah pandangannya menyejukkan? Apakah tutur katanya santun?
Bagaimana juga rupa para sahabat dan para pengikutnya jaman dahulu
Yang dikabarkan sebagai sebaik-baiknya generasi
Kami ingin tahu
Ah beruntungnya kau pasir pernah melihatnya
Wahai gunung batu
Kau saksi keberanian kecerdasan dan keberaniannya
Katakan padaku kisah-kisah heroik kejayaan Islam
Kisah kekuasaan untuk keadilan dan kebaikan seluruh umat muslim maupun non muslim
Wahai negeri tandus yang terberkahi
Kami datang memenuhi panggilan Tuhan yang menyuruh Nabi Ibrahim yang memanggil umat untuk mengunjungi Baitullah
Kami datang dari negeri-negeri yang jauh
Dengan berkarung-karung dosa,khilaf,kebodohan dan kesalahan
Untuk minta ampunan dari Tuhanku
Kami datang lewat darat, laut dan udara
Semua atas undangan darimu ya Allah
Tiada kuasa kami datang ke sana
Bukan uang kami
Bukan tenaga kami
Bukan tekhnologi kami
Yang mendatangkan kami ke sana
Melainkan izinMu Ya Rabb
Makkah, Madinah
Aku ingin tau
Bagaimana aku bisa menjadi hamba Allah yang benar
Katakan padaku bagaimana caranya
#catatanperjalanan1
Uthie Widyastuti