keajaiban istigfar (2) jawaban semua pertanyaan
keajaiban istigfar (2) jawaban semua pertanyaan
Imam al-Qurthubi rahimahullah menyebutkan dari Ibnu Subaih rahimahullah,
bahwasanya dia berkata, “Ada seorang yang mengadu musim paceklik kepada Hasan al-Bashri rahimahullah, Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, ‘Istighfarlah engkau kepada Allah.’
Ada lagi yang mengadu bahwa dia miskin, Hasan al-Bashri rahimahullah tetap menjawab, ‘Istighfarlah, mintalah ampun kepada Allah.’
Lain lagi orang yang ketiga, ia berkata, ‘Doakanlah saya agar dikaruniai anak.’ Hasan al-Bashri rahimahullah tetap menjawab, ‘Istighfarlah…mintalah ampunan kepada Allah.’
Kemudian ada juga yang mengadu bahwa kebunnya kering.Hasan al-Bashri rahimahullah tetap menjawab, ‘Istighfarlah…mohonlah ampun kepada Allah.’
Melihat hal itu, Rabii’ bin Subaih bertanya, ‘Tadi orang-orang berdatangan kepadamu mengadukan berbagai permasalahan, dan engkau memerintahkan mereka semua agar beristighfar, mengapa demikian?’
Hasan al-Bashri rahimahullah menjawab, ‘Aku tidak menjawab dari diriku pribadi, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengatakan dalam firman-Nya (yang artinya),
“Maka, Aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampunan kepada Rabb-mu, -seseungguhnya DIA adalah Maha Pengampun-, niscaya DIA akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.’” (QS. Nuh [71]: 10-12)