Artikel, quran dan parenting, umroh dan perjalanan
Leave a Comment

Apa dulu konteksnya ? 

RABU BELAJAR 

Apa dulu konteksnya ? Kita sudah sering mendengar pertanyaan itu . Apa itu konteks ? Apa itu konteks belajar ? Apa bedanya dengan konten ?  

Sudah saya niatkan untuk mengalokasikan hari rabu untuk secara kontinue sharing learning & networking. 
Hari ini berkebun bersama gerbong parents komunitas KERETA Jogjakarta … ah tema yg tidak begitu menarik sebenarnya buat orang orang communicating dan marketing semacam saya . Masak iya saya akan ngobrol dg media tanam, bibit , benih , kantong polybag , sekam bakar, jerami. Mending saya kopdaran group bismillah umroh membahas tiket promo umroh murah 2017 atau hunting tiket murak ke jepang atau turki 😁
Lalu .. rugi donk jauh jauh ke nanggulan panas panas … 
Ini hasil belajar saya hari ini :  

1. Giatlah membaca buku .. setelah program master memang program reading . 

2. Segera rancang masa tua anda , belilah lahan yang lebih luas menjauh dari kota .. 😉

3. Segera kuasai SEO jika anda tidak mau tertinggal

4. Buatlah pengamatan , evaluasi , form kontrol , pengamatan , perkembangan pendidikan anak anak . 
Lah nah … kok gak ada hubungannya dg gardening ? 
Itulah learning .. tentukan kontex belajar anda yg sesuai potensi dan peluang bisnis anda .. 
Konten bisa sama : gardening. 

Kontex belajar mestinya beda , sesuai dengan tujuan belajar setiap murid. Naah bagaiamana kita merancang kontex pembelajaran anak akak kita ? 
Sekolahnya bisa sama , kegiatannya bisa sama. Aspek , tahapan dan fokus belajar dan evaluasi program tentunya akan sangat personal
Sumber referensi : 

— dalam bahasa bisnis / marketing, kami membahasnya dalam develop sekolahumroh.com 
Content 

Konten adalah isi, cara, atau teknis. 

Konten adalah “What To Offer” atau apa yang Anda tawarkan ke pengunjung. 
Context

Konteks (context) adalah wadah atau medium. 

Konteks adalah esensi, bigplan, atau garis besar.

Konteks adalah “How To Offer” atau bagaimana Anda menawarkan program plus layanan Anda yang menyentuh melalui sisi emosional. 

Apa dulu komteksnya ? 

Semoga bermanfaat 

Rabu 12 nov 

Bunda Rita rihaal 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s