quran dan parenting, umroh dan perjalanan
Leave a Comment

Bakat itu kata sifat atau kata kerja ? 

Strengh based personal curiculum 
Hari Ini alhamdulillah Allah berikan kesempatan utk belajar lagi — yg memang ternyata adalah salah satu hobby / bakat saya : learner :: senang akan proses dan mendapatkan pengetahuan baru, memiliki gairah dan hasyrat yang cukup tinggi untuk terus belajar dan berkembang. 
Workshop talent mapping dan brain spotting ini selama dua hari. Insya allah akan langsung saya tulis point per point ..supaya saya lebih nyantol dan paham . Sekaligus sbg sarana latihan dan memupuk keunggulan saya dalam writing yang merupakan personal strength potential saya , yang ternyata saya belum merasa memiliki dan belum saya kembangkan secara intensif. 

Talent adalah fitur unik yang dimiliki oleh seseorang, yang merupakan kata sifat dan kata. kerja. Definisi talent / bakat ada berbagai macam, Donald O Clipton , grand father of positife psykology, merumuskan bakat adalah pola pikir, perasaan , perilaku yang alami, terus menerus , berulang ulang dan dimanfaatkan untuk produktifitas. Talent merupakan strengh/ kekuatan dari seseorang. 
Bakat mempunyai ciri ciri sbb :  

1. Soft competence 

2. Underlying competence 

3. Personal traits 

4. Performance character 

5. Bermanfaat utk produktifitas 
Talent mapping merupakan assessment untuk mengetahui dan mengembangkan strenght personal hingga mempunyai peran yg optimal dlm Kehidupannya. Talent mapping didesian untuk minimal usia 16 tahun karena pada usia 16 tahun tersebut seseorang sdh mampu mengenali dirinya sendiri, memahami bakat yang dimilikinya. Disamping itu tools talent mapping secara bahasa menggunakan bahasa / kosakata yg cukup komplex dlm pemahaman rangkaian tesnya. 
Bagaimana dengan anak anak usia dibawah 16 tahun ? 
Frame work strength based personal curiculum: 

1. Memberikan stimulus beragam aktifitas anak dg 3 banyak : banyak ragam aktifitas, banyak interaksi , banyak ragam orang (profesi, usia, profesi, sikap dll) 

2. Ragam aktifitas anak didasarkan pada pandu 45 , yang terdiri dari 30 potensi peran dan 15 potensi bidang 

3. Memperluas aktifitas dengan konsep Strenght based activities, sejumlah 114 ragam aktifitas 

4. Melakukan observasi / pengamatan oleh orang tua thdp aktitas tsb dg analisa 4E : enjoy , easy, excellent , earn 

5. Membuat rapot talent anak dlm bbrp rentang waktu hingga diperoleh bekal bakat yang konsisten dan selalu muncul. 

6. Melakukan assessment ringkas yang sdh dimodifikasi dalam bahasa anak . 
***sampai dimana kita memgenal diri kita dan mengenal anak anak kita ?? Apa potensi yg kita miliki ? Apa potensi anak anak kita ? 
Part 1 

To be continued 

Oleh oleh hari pertama workshop talent mapping dan brain-spotting , bersama abah rama royani. 

Jakarta 17 sept 2016

Bunda rita rihaal 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s