Artikel
Leave a Comment

Bagaimana mengakomodir keunikan anak ? 

📌 Pertanyaan #5
Sejauh yang Ayah-Bunda praktikkan sampai saat ini, apa saja yg sudah dilakukan untuk mengakomodir keunikan setiap anak dalam perkembangannya?
#5

Mencarikan kegiatan2 yg sesuai dengan minat anak utk dtawarkan pada anak sebagai alternatif dlm proses belajar. Memberikan ruang utk anak bereksplorasi melalui kegiatan2 yg mereka minati, tdk memaksakan anak hrs bs ini itu meski teman sebayanya sudah bs. Mencari berbagai alternatif belajar yg paling nyaman utk anak. Baru ini kayanya mbak… (dee)
#5. Biarkan dia mencoba..berusaha.. Dan membiasakan mengatakan “Cobain dulu..” Untuk mengasah keberaniannya..(imot)
#5 yg pertama kali adlh teruus belajar untuk mensyukuri perbedaan dr msg2 anak. Berusaha tdk mbandingkan unt mnjatuhkan tp memotivasi unt lbh baik. Misal anak 1 cenderung penakut dlm mencoba sesuatu..mencari cara yg tepat agar berani mncoba..nah klo sdh mentok..semntra y diterima..dg terus cari cara yg pas komunikasinya. Untuk kegiatan sehari-hari memfasilitasi dg lingkungan bljr drumah yg nyaman .. ada waktunya ‘baca buku’, ada saatnya maen dg tmn sebaya..jd auditori, visual n motoriknya anak2 dieksplor dg stel kendo..ada yg boleh ada yg tidak..mana yg baik mana yg kurang pas.

Mencoba adil..kpn saatnya si kakak di bela, ada saatnya si adek
#5 Per case;

A Zahdan senang masak,punya ide2 jualan,salah satu idenya jualan dengan Foodtruck… Sy dorong supaya dia mencari info ttng berjualan dengan Foodtruck dan bersama2 adik menuangkan idenya. Alhamdulillah terwujud. Masih banyak ide2 jualan lainnya walaupun untuk memegang sendiri (berhadapan dengan orang) dia blm mau.
Kk yaz anaknya senang ngomong (juru bicara aa zahdan) saya libatkan supaya kerja sama dengan aa zahdan dlm mempresentasikan ide2 aa zahdan.

Suka robotic (pengen ke Jepang untuk belajar ttng robot)

Saya masukan klas robot.
Teteh zayna masih dalam pelukan😊 paling suka fashion sudah ada keinginan sendiri jilbab tak mau pakai yg kaos pengen yg segi empat.sudah rajin bantu ambu nya bersih2.(yoan)
#5

Mengarahkan setiap keunikannya ke dlm kebaikan…

–> idealis bgt, realitasnya blm begitu nampak krn masih batita semua

#ups 😁
#5 proses pencarian kesukaan dan minat masing2 terus dilakukan sambil memberikan banyak pengalamaan agar anak tahu potensi dan minat nya.

Langkah selanjutnya mengarahkan minat , masih jauh karena kurang fokus, blm terprogram, dan kurangnya waktu.

(April)
#5 sejauh ini (padahal msh balita 😀) masih dalam proses pengamatan apa keunikan anak2, salah satu kesukaan azka dari kecil adalah sepeda (padahal belum bisa waktu itu), ya sdh kami belikan, alhamdulillah dah bisa tanpa roda bantu sejak umur 4 tahun kurang sebulan.

(Isna)
#5

Meski masih batita ada beberapa kecenderungannya yg kami liat. Pertama dia tertarik dg kegiatan saya di rumah tangga salah satunya senang dg kegiatan memasak. Saat saya memasak dia selalu tertarik utk melihat apa yg saya lakukan, ingin terlibat misal saat memasukkan bumbu atau saat membuat cookies dan saya biarkan. Bahkan kadang sengaja saya gendong (krn kadang nggak puas melihat dari jauh atau duduk di kursi)supaya bisa melihat aktivitas memasak dg jelas dan saya jelaskan apa ini dn itu.
Yg kedua dia suka dg aktivitas ‘dokter2an’. Mngkn karena memperhatikan apa yg kami lakukan jika salah satu diant kami sakit, jd dia cukup hafal jika gatal pakai minyak telon, jika bibir pecah2 pakai madu. Jika kami batuk2 diminta untuk minum dsb. Senang memijati kami walaupun sebentar dll.
Kami selaku ortu tetap menggali, memberikan berbagai stimulan melalui mainan, mengajak jalan2, bercerita, buku utk tahu benar potensinya. Tapi kecenderungan yg tampak tetap kami berikan ruang agar makin berkembang (selly-zahron)
#5

Masih memetakan potensi,untuk keunikan berusaha untuk tidak membandingkan dengan yang lain…

Salam kenal,terimakasih dah diajak gabung (dewi)
#5 jd agak boros krn hal ini.. Krn sy pilih membelikan sarana spt mainan edukatif yg bisa menyalurkan tenaganya drpd cuma lari2an dirmh. Atau mencoba les2 atau hal2 baru. Yg kadang berasal dr coba2 sapa tau dia suka. Kadang gagal kadang jalan trs 
Komunitas KERETA 

Keluarga sekolah pertama 

This entry was posted in: Artikel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s