Artikel, quran dan parenting
Leave a Comment

HSMN jogja : tambah teman , tambah ilmu , langsung praktik 


BAKAT, FITUR PENTING MANUSIA YANG WAJIB DIKENALI:Resume Pelatihan&Diskusi Talents Mapping bersama Abah Rama (23 Januari 2016) dan Cikgu Adrian (24 Januari 2016)
#MINDSET

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain”

Ingin menjadi manusia yg baik? Maka bermanfaatlah. Bagaimana cara mengetahui apa tujuan kemanfaatan kita di dunia?
Seperti halnya pencipta mobil yang memiliki tujuan dalam menciptakan sesuatu-lalu diwujudkan dalam fitur-fitur yang mendukung tujuan barang tersebut diciptakan. Dalam Surah Al Isra’ (17:84), Allah berfirman bahwa tiap-tiap manusia berbuat menurut ‘syakilah’ atau kondisi masing-masing. Syakilah dapat dimaknai sebagai kondisi khusus, atau fitur manusia tersebut. Dengan demikian, kita harus meyakini bahwa setiap manusia sudah Allah design untuk memberikan kemanfaatan tertentu di dunia ini.
#DEFINISI BAKAT

Dalam kamus personality, setidaknya terdapat 18.000an jenis kepribadian manusia, dan hanya 5000 diantaranya yang merupakan personality positif. Tiap orang pasti memiliki setidaknya satu bakat (dalam ilmu talents mapping bakat diartikan sebagai sifat atau personality positif/produktif), dan sangat mungkin tiap orang memiliki lebih dari satu (sehingga kepribadiannya merupakan kombinasi) dari beberapa sifat positif. Nah, dari 5000 karakter yang ada, akan ada sangat banyak alternatif kombinasi sifat. Inilah yang membuat setiap orang menjadi individu yang unik, spesifik, dan limited edition 🙂
Pertanyaan: bagaimana agar kita menjadi manusia yang bermanfaat? Jawabannya: temukan bakat (:fitur positif) kita. Jalan kesuksesan seseorang akan ditentukan bagaimana bakat dan akhlaknya. Prinsipnya, fasilitasi bakat dan ‘gembleng’ akhlaknya.
Bagaimana cara mendampingi penelusuran bakat anak? Caranya, observasi aktifitas anak dengan panduan 4E (Enjoy, Easy, Excellent, Earn). Saat anak didapati enjoy atau senang dalam menjalani sebuah kegiatan, dan dia mudah dalam menjalankannya (=easy), segeralah fasilitasi. Saat ia biasa menjalankannya hingga bisa melakukan dengan sangat baik (=excellent), maka itulah bakatnya. Selanjutnya, puncak identifikasi bakat adalah ketika sifat tersebut bermanfaat–itulah yang dimaksud earn.
Note: sekali lagi, berbakat saja tidak cukup. Jika bakat adalah mengenai good character pada anak, sedangkan yang kita butuhkan adalah strong character. Bagaimana membentuk strong character? Disitulah peran iman, ilmu dan-perwujudannya-akhlak. Syaithan, sebagai musuh utama manusia, di atas kertas justru memiliki banyak ‘sifat positif’, misalnya: pantang menyerah, fokus, kreatif, solidaritas tinggi, cerdik dan berkemauan tinggi. Sehingga, yang kita butuhkan tidak sekedar adanya sifat-sifat itu, melainkan bahwa semua hal yg baik harus berdasarkan koridor niat dan keimanan yang benar, serta berorientasi kemanfaatan.
#BAKAT DAN MENDIDIK ANAK

Berbicara tentang tallents mapping dalam pengasuhan bukan hanya menyoal tes bakat–melainkan bagaimana kita menggabungkan antara membaca/mengobservasi/menemukan bakat, untuk kemudian menentukan treatment yang pas agar dengan bakat seseorang bisa memberikan manfaat yang maksimal dalam hidupnya.
Usia balita s.d. pra baligh, hendaknya anak-anak dilibatkan dalam berbagai aktivitas sevariatif mungkin. Cikgu Adrian merumuskan dengan 3 banyak: (1) Banyak berinteraksi dengan (2) Banyak orang, di (3) Banyak kesempatan. Mengapa? Dengan semakin banyak aktivitas, kita akan lebih mudah menelusuri/menemukan mana saja aktivitas yang anak Enjoy dan Easy dalam melakukannya. Lalu kemudian kita fasilitasi secara bertahap sehingga bakat anak mulai ‘ketemu’ (biasanya mulai matang di usia 15 tahun), dan selanjutnya bisa terus kita fasilitasi sehingga bakat tersebut benar-benar Excellent dan kemanfaatannya maksimal (Earn).
Oleh: Fitri Iing

(Relawan Rumah Pelita, Aktivis HSMN Jogja)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s