Artikel
Leave a Comment

Mengenal Talent Mapping  Dg 3 Banyak 

  
Assalamu ‘alaikum wr wb.

Perkenalkan saya , Adrian , kawan-kawan saya memanggil saya Cikgu. 
Kegiatan :

1. Konsultan Pendidikan, khususnya Pelatihan Guru dan Strategi Belajar

2. Konsultan HS

3. Trainer Talents Mapping (TM) 

4. Pengajar Matematika

5. Jaringan Sekolah Alam Nusantara (JSAN) , pokja Talents Mapping
Beristrikan Sulistyowati, seorang ibu rumah tangga yg mempunyai hobby beladiri. Alhamdulillah telah dianugerahi 3 putera.
HS yang kami jalani, sebenarnya sederhana saja, yaitu :

1. Pendidikan Akhlak (baik kepada Akhlak kpd Allah swt, Rasulullah saw, Orangtua, sesama manusia dan alam semesta ==> CARA SUKSES

2. penerapkan konsep Talent Mapping dalam memfasilitasi talenta anak-anak dengan fokus kepada KEKUATAN (Bakat Surplus), sehingga tidak terlalu pusing dengan KELEMAHAN (Bakat defisit)nya, krn kami menyadari bahwa sebagai manusia yg bersosialisasi, manusia bisa bekerjasama dalam menutupi kelemahannnya dengan manusia lain yg mempunyai bakat surplus dibidang yg ia tidak kuasai ==> JALAN SUKSES
TALENTS MAPPING
Konsep TM yg merupakan ‘turunan’ dari ilmu Psikologi Positif, yg awalnya dikembangkan oleh Gallup Organization USA, dengan meniliti 2 juta responden, sehingga diperoleh data-data ttg tema bakat yg ribuan banyaknya. Lalu oleh Donald Clifton, dikelompokkan menjadi 34 tema bakat. Di Indonesia Ir.Rama Royani (Abah Rama) alumni ITB angkatan 1964 yg sudah lebih dari 30 tahun menggeluti dunia kerja dan terutama HRD, berinisiatif menterjemahkan teori dan penelitian tersebut dengan membuatkan ‘tools’ untuk mengetahui TM seseorang, yg bahkan sekarang didunia kerja digunakan untuk job analysis, strenght based human resources management dsb
Talents Mapping digunakan untuk mengidentifikasi potensi kekuatan individu dengan didasari pada penemuan bakat. Penggabungannya dengan skill dan pengetahuan banyak dibutuhkan dalam dunia kerja dan dapat mengidentifikasi dari mana dan bagaimana profil bakat yang dibutuhkan. ProgramTalents Mapping mencakup Pengukuran dan Pernyataan Kekuatan Diri (Personal Strengths Statement).
Paradigma Nature meyakini bahwa bakat terbentuk sejak 60 hari sebelum manusia dilahirkan sampai dengan 16 tahun, dan sulit untuk berubah. Diketahui bahwa setiap manusia dipastikan memiliki bakat atau karakter yang berbeda-beda. Oleh karena itu, daripada membuang-buang waktu dengan memberikan pelatihan yang ditujukan untuk memperbaiki kelemahan, akan lebih baik bila kita berfokus pada pengembangan KEKUATAN untuk mendapakan hasil terbaik dan mensiasati KELEMAHAN yang ada.✅

Bakat itu JALAN SUKSES, nah tinggal kita mau gunakan atau tidak jalan tersebut, lalu cara menggunakannnya, ibarat kita beralaskan sepatu saja dibanding dengan mengendarai mobil, tentu waktu mencapai sukses jadi berbeda. Jadi ada JALAN dan ada juga CARA untuk sukses. Yang jelas Allah swt sudah memberikan kepada semua manusia JALAN untuk sukses, artinya semua manusia itu punya BAKAT, karena itu fitur (syakilah) yg Allah swt berikan agar manusia bisa berkarya sesuai syakilahnya tsb. 
Nah, bakat harus nyambung dengan minat, makanya kenapa anak harus diberi kesempatan luas, agar ia menemukan bakatnya yg juga nyambung dengan minatnya. 

Untuk sukses khan memang ada sunatullah yg tidak boleh tidak harus dilalui. Talenta itu baru salah satunya, biasanya dalam manajemen kita kenal namanya TASK (Talents, Attitude, Skill & Knowledge), ✅

Bakat ada yg Nature seperti bakat Communicator, Command, Caretaker, Creator dsb, biasa orang bilang Soft Competence dan ada juga yg Nurture seperti yg terkait dengan Skill dan Bahasa, biasa orang bilang Hard Competence. 
Menulis, Menggambar,dsb itu Potensi kekuatan, yg bakatnya berupa Journalis, Desaign dsb ✅

Usia balita perlu pendampingan yang optimal tumbuh kembangnya ya, dan ditahap ini sering disebut Golden Age, krn disini tahap Memorizing sedang berlangsung, maka perilaku role model seperti ortu, nenek, kakek, dan orang sekitar sangat terekam pada diri anak. Pun jika ibu ingin mengajarkan Al Quran diusia ini, mulailah dengan selalu memperdengarkan bacaan Al Quran, baik dari lisan ibu dan ayahnya, orang sekitarnya atau CD murottal ✅

Penemu tools ini, Abah Rama (Ir. Rama Royani, ITB 1964) saat menemukan tools ini menjadikan dirinya kelinci percobaan, dan ternyata beliau menemukan bakatnya, dan itu diusia 59 tahun bu. Setelah 30 tahun jadi Direktur, beliau menemukan bahwa ternyata beliau lebih cocok jadi Guru dan Trainer, akhirnya jabatan Dirut beliau serahkan ke yg lain, dan sekarang (usia beliau 70 tahun) lebih merasa happy dan enjoy dengan peran yg beliau jalankan. Jadi gak ada kata terlambat ya bu 😊✅

Minat anak memang masih sangat mungkin berubah, makanya berilah kesempatan seluas-luasnya untuk anak meng-eksplorasi diri, krn itu dalam rangka anak menemukan bakatnya yg nyambung juga dengan minatnya. 
Kalau Talenta tidak berubah, yg jadi tugas kita adalah membantu anak menemukan bakatnya tsb.
Kesempatan seluas-luasnya tsb, biar mudah diingat, saya sebut ‘3 BANYAK’ yaitu BANYAK interaksi, dengan BANYAK orang (baik usia, karakter dan profesi) , dalam BANYAK ragam aktifitas. 

Dan untuk mengetahui apakah seseorang itu passion thd satu hal , maka ada 4E (2E + 1E + 1E) indikator yg bisa dijadikan ‘alat’ untuk mengukurnya. 
2E pertama untuk mengidentifikasi passion anak adalah, 

1. Enjoy

2. Easy

artinya apakah anak kita asyik, happy dan gampang saja melakukan sesuatu yg ia lakukan, jika jawabnya YA, maka fasilitasilah anak kita tsb, apakah dengan memanggil guru, coach, mengikutkannya pada kursus, mendaftarkan ke klub, maka lihatlah E yg ketiga yaitu

3. Excellent,  

jika ternyata hasil makin keren dari sebelumnya, bahkan makin terasah makin keren, maka seharusnya bisa memberikan E yg keempat, yaitu

4. Earn, 

artinya memberi manfaat bahkan pada satu titik bisa menghasilkan. ✅
Yuks Bapak ibu sekalian .., explorasi Angan Angan anak ttg Bakat , minat dan Cita Cita , Angan Angan masa depannya dengan 3 BANYAK . 

This entry was posted in: Artikel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s