Artikel
Leave a Comment

Ashabul a’raff : bersegera dengan amalan ahli surga 

 Hari ini dpt ilmu baru, tentang Ashabul A’raf. 
Diantara Surga dan Neraka, ada satu tempat namanya Al A’raf, tempat bagi Ashabul A’raf, yaitu mereka yang belum bisa masuk Surga dan juga tidak masuk neraka. 

Ashabul A’raf adalah Orang2 yang beriman tetapi amalan kebaikan nya dan keburukannya berimbang. Kebaikan mereka bisa menghalangi masuk ke neraka dan belum cukup utk bisa masuk ke Surga karena terhalang amalan buruknya. 
Mereka antri dan menunggu sampai semua manusia dimasukkan ke Surga atau neraka. Namun pada akhirnya mereka akan dimasukkan ke Surga.  
Ashabul A’raf bisa melihat keadaan di Surga, dan sangat menginginkan masuk ke dalam nya. Mereka mengucapkan Salamu’alaikum pada penghuni Surga. 
Saat mereka melihat neraka, mereka mengatakan dan berdoa secara pasrah pada Allah, “Robbanaa laa taj’alnaa ma’alqouimudzdzoolimiin.” “Ya Tuhan kami, jangan lah Engkau tempatkan bersama2 Orang2 dzolim itu.” 
Hal ini menunjukkan Ashabul A’raf adalah mereka yang senang melihat ahli Surga dan mengucapkan salam. Dan mereka tidak senang melihat ahli neraka dan segera berdoa supaya tidak dimasukkan ke neraka. 
Inilah satu episode kehidupan nanti di akhirat. 
Ashabul A’raf dalam kondisi khouf dan roja ‘ kpd Allah. Khouf kalau nanti dimasukkan ke dalam neraka dan roja’ kpd Allah, memohon utk dimasukkan ke Surga. 
Umar Bin Khatab pernah berkata : “seandainya saya menjadi bagian dari Ashabul A’raf maka jika diumumkan hanya satu orang yang masuk Surga, maka saya sangat berharap Mudah2an itu saya. Sebaliknya, jika diumumkan Ashabul A’raf itu semuanya masuk Surga, kecuali satu orang, maka aku sangat khawatir kalau orang itu adalah aku.” 
Demikianlah keimanan, rasa Khouf dan roja’nya para sahabat, yang mereka sudah dijamin masuk Surga.
Bagaimana dengan kita? Jika kita ingin Surga, tak harus kita melakukan amal yg hebat2. Walau amal kebaikannya sedikit, tapi kalau amal buruknya lebih sedikit lagi, maka kita akan diberi Surga Allah. 
Lakukan amalan Surga dengan keimanan yg lurus, bersegera melakukan kebaikan2 meski itu hanya kecil dan lakukan sesuai kemampuan kita. 

Maturnuwun ustadz Cholid, atas ilmu yang disampaikan hari ini. Semoga kita bisa ambil ibroh nya dan bersegera melakukan kebaikan amalan ahli Surga dan semampunya kita.
Kajian tafsir pagi tadi di jc seturan.
ditulis fahriani.

This entry was posted in: Artikel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s