Artikel
Leave a Comment

Resume buku : ibunda 10 penghafal quran 

 

Assalamu’alaikum
Malam ini sy akan mencoba membedah buku 10 bersaudara bintang Al-Qur’an yg ditulis oleh Izzatul Jannah dan Irfan Hidayatullah. Tapi kayaknya lebih tepatnya bukan membedah, namun hanya sedikit menambahkan dan melengkapi apa yg telah disampaikan bunda rita minggu lalu dg buku yg pernah sy baca ini.
Buku ini terinspirasi oleh cerita nyata dari pasangan Mutamimul ‘Ula dan Wirianingdih. Keduanya adl pasangan aktifis yg semenjak awal pernikahan memang sudah mengikrarkan diri mereka dan sama2 memiliki satu visi utk menjadikan keluarga Qur’ani.
Dimulai semenjak awal nikah hingga memiliki anak. Mereka memang benar2 konsisten dan kuat megang visinya.
Setidaknya ada bberapa hal yg mereka yakini utk mewujudkan mimpi mereka.
1. Komitmen utk menjadi bagian dr penghafal Al-Qur’an.
Suami istri harus sinergi. Keduanya harus memiliki peran. Tak bisa hanya dr salah seorang saja. Semenjak muda, keduanya memang suka aktif dimana2. Khusunya dilembaga dakwah. Jadi tak begitu suliy utk menyatukan visi mereka. Ketika mba wiwi melahirkan anaknya, mba wiwi memang bertekad bahwa beliau lah yg harus pertama kali mengajarkan anaknya mengaji. Mengenalkan huruf. Disinilah peran seorang ibu itu sangat diperlukan. Ibunda harus lebih berilmu, tugasnya berat. Madrasah pertama ada dipundak seorang ibu. Semangat bagi yg sudah atau mau menjadi seorang ibu 😄
2. Ikhtiar membina keluarga qur’ani
Jika komitmen telah tertanam kuat, hasil bisa diuji dan dibuktikan dg amaliyah. Selain mengajar Al-Qur’an dirumah, mereka juga mengirim sebagian anak merka mondok tahfidz.
Selain itu, juga ada bberapa hal, misalnya
– tak ada tivi dirumah
– tak ada gmbar syubhat, karena malaikat tak mau masuk rumah yg ada gambar didlmnya
– tak ada musik laghwi yg menyebabkan lalai pd Allah
– tak ada perkataan kotor
– membuat tata tertib keluarga yg sebelumnya sudah disepakati dlm musyawarah (syuro) keluarga. Misal tata tertib  asas2 hubungan keluarga, ketentuan rumah tangga, adab didapur, dikamar, wc dsb. Semuanya mereka tuliskan dan ditempelkan disudut rumah yg mudah terlihat agar bisa saling mengingatkan.
Selebihnya hampir sama dg apa yg disampaikan dg bunda rita kemarin.
Oh ya, mereka juga mengajari anak2 mereka dg karakter dan usia yg berbeda. Jadi, orang tua harus cermat terhadap anaknya. Kira2 metode apa yg pas utk diajarkan pada sang anak. Karena menurut cerita mba wiwi dan suami, mereka mengajarkan cara berbeda pada 10 anak2nya, yg insyaa Allah sekarang sudah atau menuju hafidz fafidzah.
Mungkin itu hasil bedah buku rini hari ini.. Semoga bermanfaat 😄
✅ mulai usia brp ? 
Anak-anak beliau ada yg hafidz ketika lulus tingkat sma, smp, sd bahkan ada yg sebelum lulus sd.. Karena tingkat hafalan dan ingatan anak beliau yg berbeda2.
Tapi tidak semua anak beliau masukkan di pondok (asramakan), ada yg hanya disekolah umum, namun karena sudah ada komitmen dari awal, jadinya bisa aja..
Oh ya, satu lagi. Mereka punya waktu khusus bersama Al-Qur’an, yaitu ba’da subuh dan maghrib. 1 jam bersama Al-Qur’an. Dan itu gak boleh diganggu gugat.
Misal pun ada agenda yg gak bisa ditinggal waktu itu (misal anak beliau yg lagi kuliah, dan sibuk diluar, biasanya akan ditelp utk diingatkan) harus ada waktu penggantinya..
org tuanya harus disiplin bgt ya supaya anaknya rajin baca Al quran
✅Kalo org tuanya sibuk kerja gimana dunk 😔 Pergi pagi pulang malam ?? 
Iya itulah mba tantangannya.. Pun dengan mb wiwi dan suami..
Mereka juga bukan orang ‘rumahan’, sibuknya luar biasa. Dari anggota DPR, ikut parpol, aktif organisasi belum lagi ngurusin ummat..
Bahkan, kerap kali keduanya tak ada waktu khusus utk tidur, yg ada hanya sering ketiduran. Mba wiwi yg selalu bangun sebelum jam 3 hanya utk memasakkan ke 10 anaknya.
Karena mereka selalu nancepin bahwa tugas mereka lebih banyak dari waktu yg tersisa..
Resume Dr diskusi Group ODOJ 1183 

 

This entry was posted in: Artikel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s